• Jelajahi

    Copyright © Gores Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates
    html

    API-IWS Gelar Webinar Nasional Pengelasan Juli 2026, Perkuat Kompetensi Instruktur dan Standarisasi Vokasi Las Indonesia

    GoresFakta
    Senin, 06 Juli 2026, Juli 06, 2026 WIB Last Updated 2026-07-15T13:03:28Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    GoresFakta.com, Jakarta — Asosiasi Pengelasan Indonesia–Indonesian Welding Society (API-IWS) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) vokasi nasional melalui penyelenggaraan rangkaian Webinar Nasional Pengelasan API-IWS Juli 2026 bertajuk "Trijaya Welding Vokasional: Peningkatan Kompetensi Instruktur Las dan Peningkatan Fasilitas Bengkel dan Tempat Pelatihan Las Sesuai SKKNI"


    Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan vokasi pengelasan yang adaptif terhadap kebutuhan industri nasional maupun global.


    Rangkaian webinar yang diselenggarakan sepanjang Juli 2026 tersebut menyasar kepala sekolah SMK, ketua program keahlian, guru produktif pengelasan, instruktur las, praktisi pendidikan vokasi, pengelola lembaga pelatihan kerja (LPK), hingga pelaku industri pengelasan di Indonesia.


    Kegiatan ini dinilai strategis di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja pengelasan yang kompeten dan tersertifikasi, seiring berkembangnya sektor manufaktur, konstruksi, migas, perkapalan, energi, dan infrastruktur nasional.


    Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kompetensi pengelasan menjadi salah satu keterampilan yang memiliki tingkat kebutuhan tinggi di dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri. Keahlian ini tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga ketelitian, akurasi, dan penguasaan standar keselamatan kerja.


    API-IWS sebagai organisasi profesi nasional di bidang pengelasan yang berdiri sejak 1994 memiliki visi meningkatkan kompetensi tenaga kerja dan industri pengelasan Indonesia agar mampu bersaing di tingkat internasional melalui pengembangan pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi profesi berbasis standar global.


    Rangkaian Webinar API-IWS Juli 2026 dibagi dalam tiga sesi utama yang dirancang untuk menjawab tantangan pengembangan pendidikan vokasi pengelasan di Indonesia.


    Webinar pertama akan diselenggarakan pada Kamis, 9 Juli 2026, pukul 09.00–12.00 WIB, dengan tema "Kebijakan Transformasi Vokasi Pengelasan Nasional" yang menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus.


    Pembahasan akan difokuskan pada arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat pendidikan vokasi berbasis kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), termasuk penguatan kompetensi tenaga pengajar dan sinkronisasi kurikulum.


    Webinar kedua dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 16 Juli 2026, dengan tema "Metodologi dan Sertifikasi Instruktur Las".


    Materi yang dibahas meliputi penguatan kapasitas instruktur pengelasan, metode pembelajaran berbasis industri, serta pentingnya sertifikasi profesi bagi tenaga pengajar vokasi.


    Pemerintah sendiri sebelumnya telah menegaskan bahwa instruktur bukan sekadar pengajar keterampilan teknis, tetapi juga agen perubahan dalam pengembangan SDM yang berdaya saing global.


    Sementara itu, webinar ketiga akan digelar pada Kamis, 23 Juli 2026, dengan tema "Standarisasi Bengkel Las Vokasi dan Alat Uji Kompetensi".


    Topik ini menjadi perhatian penting mengingat kualitas sarana praktik dan fasilitas uji kompetensi merupakan salah satu faktor utama dalam menghasilkan lulusan vokasi yang kompeten dan siap kerja.


    Penyelenggaraan webinar nasional ini mengusung pendekatan penguatan kompetensi secara sistemik melalui tiga pilar utama, yakni:


    1. Penguatan kebijakan pendidikan vokasi nasional;

    2. Peningkatan kompetensi instruktur dan tenaga pengajar;

    3. Peningkatan kualitas fasilitas bengkel dan sarana pelatihan pengelasan.


    Ketiga aspek tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun pendidikan vokasi yang mampu menghasilkan lulusan sesuai kebutuhan industri.


    Program ini juga sejalan dengan berbagai kebijakan pemerintah yang menekankan pentingnya pengembangan SDM pendidikan kejuruan melalui pelatihan, sertifikasi berbasis industri, dan program kredensial mikro bagi tenaga pendidik vokasi.


    Para praktisi pendidikan vokasi menilai bahwa tantangan terbesar dalam pengembangan pendidikan pengelasan di Indonesia saat ini bukan hanya terkait jumlah tenaga kerja, tetapi juga kualitas kompetensi yang dimiliki.


    Perkembangan teknologi industri, otomatisasi, digitalisasi manufaktur, hingga kebutuhan sertifikasi internasional menuntut adanya peningkatan kapasitas instruktur dan modernisasi fasilitas pendidikan.


    Karena itu, sinergi antara pemerintah, organisasi profesi, dunia pendidikan, dan sektor industri menjadi kunci dalam menciptakan tenaga kerja pengelasan yang memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.


    Panitia menyampaikan bahwa rangkaian Webinar Nasional API-IWS Juli 2026 dapat diikuti secara gratis oleh peserta yang memenuhi kriteria dengan kuota yang terbatas.


    Melalui program Trijaya Welding Vokasional, API-IWS berharap dapat memperkuat kompetensi instruktur, meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, serta membangun ekosistem pengelasan Indonesia yang profesional, kompeten, dan berdaya saing global.


    Semangat kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, organisasi profesi, dan industri diharapkan mampu menjadi fondasi dalam mewujudkan cita-cita besar menjadikan Indonesia sebagai salah satu kekuatan industri pengelasan terbaik di dunia.


    "Bersama Membangun Vokasi Pengelasan Indonesia yang Kompeten dan Berdaya Saing."


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +