Dalam kejuaraan tersebut, para atlet berhasil membawa pulang empat medali, terdiri atas dua medali emas dan dua medali perak. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi pembina, keluarga, serta masyarakat Mustikajaya, khususnya dalam pengembangan potensi olahraga generasi muda.
Dua medali emas masing-masing diraih oleh Putri dan Apip. Sementara itu, Azizah Nuraini dan Musdalipah berhasil mempersembahkan dua medali perak.
Prestasi tersebut menjadi bukti hasil latihan dan perjuangan para atlet dalam mengikuti kompetisi pencak silat. Keberhasilan meraih empat medali sekaligus menunjukkan potensi atlet muda yang dibina melalui DPC PANCASERA Mustikajaya.
Pembina DPC PANCASERA Mustikajaya sekaligus Sekretaris Daerah AMC Kerakyatan Bekasi Raya, Mansur, menyampaikan apresiasinya terhadap pencapaian para atlet.
Ia mengaku bersyukur atas hasil yang diraih dan menilai prestasi tersebut tidak terlepas dari proses latihan, kedisiplinan, kerja keras, serta semangat para atlet selama mengikuti pertandingan.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur anak-anak didik kami berhasil meraih dua medali emas dan dua medali perak. Ini merupakan hasil dari latihan, disiplin, kerja keras, dan semangat mereka dalam mengikuti pertandingan,” ujar Mansur. Minggu, (20/09/2026)
Menurut Mansur, pencapaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi atlet dan keluarga, tetapi juga turut membawa nama Mustikajaya dalam kompetisi olahraga di tingkat yang lebih luas.
Mansur berharap prestasi yang diraih para atlet muda tersebut mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah wilayah, khususnya Camat Mustikajaya dan Lurah Mustikajaya.
Dukungan tersebut dinilai penting untuk mendorong keberlanjutan pembinaan atlet, sekaligus memberikan motivasi agar para pesilat muda dapat meningkatkan kemampuan dan prestasinya.
“Saya berharap para pemimpin daerah, khususnya Camat Mustikajaya dan Lurah Mustikajaya, dapat memberikan support kepada anak-anak kita. Mereka sudah berjuang dan berhasil mengharumkan nama Mustikajaya melalui prestasi olahraga,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pembinaan olahraga usia muda membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari perguruan atau organisasi olahraga, pelatih, orang tua, masyarakat, hingga pemerintah.
Menurutnya, dukungan yang berkelanjutan dapat membantu menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih baik bagi para atlet, baik dalam aspek teknik maupun pengembangan karakter.
Raihan empat medali dalam Pencak Silat Bogor Championship menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga pencak silat di wilayah Mustikajaya.
Pembinaan atlet tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi dalam pertandingan, tetapi juga diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda melalui nilai-nilai disiplin, sportivitas, kerja keras, dan tanggung jawab.
Mansur berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan mereka.
“Harapan kami, prestasi ini tidak berhenti sampai di sini. Anak-anak harus terus dibina agar ke depan bisa kembali meraih prestasi yang lebih tinggi dan membawa nama Mustikajaya serta Kota Bekasi,” pungkasnya.
Dengan perolehan dua medali emas dan dua medali perak, atlet binaan DPC PANCASERA Mustikajaya menunjukkan potensi yang patut terus dikembangkan melalui pembinaan dan dukungan berkelanjutan.
Prestasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi para atlet untuk meraih pencapaian lebih tinggi sekaligus mengharumkan nama Mustikajaya dan Kota Bekasi dalam berbagai kompetisi pencak silat mendatang.
(Red)


